4 Sinyal Bantuan yang Umum Digunakan Ketika Survival

4 Sinyal Bantuan Darurat. Seperti semua teknik survival lainnya, sinyal pertolongan merupakan ketrampilan yang harus dilatih sebelum digunakan. Ketika anda tersesat di alam liar, sinyal pertolongan adalah salah satu pilihan tepat yang harus dipertimbangkan. Jika anda tidak membawa radio komunikasi, telepon selular atau peluit, maka anda harus menggunakan sinyal visual. Sinyal visual bisa dibuat tergantung pada situasi yang anda miliki. Anda bisa menggunakan api dan asap, cermin sinyal, flare, senter atau lampu strobo untuk membuat sinyal darurat visual anda.

Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk ketika berada di alam bebas, anda perlu Survival Item yang Harus Dibawa Penggiat Alam. Sebagian dari anda mungkin tidak berfikiran membawa radio komunikasi, bukan?. Berikut adalah beberapa sinyal pertolongan yang umum digunakan dan bisa dengan mudah dilakukan dalam kondisi survival :

1. Sinyal Visual

Sinyal visual adalah menampatkan diri di tempat yang mudah dilihat, sehingga mudah ditemukan. Untuk hasil terbaik menggunakan sinyal visual untuk bantuan, pilihlah situs atau tempat dengan visibilitas yang baik seperti puncak bukit, padang savana maupun tepi danau. Tempatkan diri di tempat pencari. Apakah mereka akan mencari anda?, mereka akan mencari anda dari udara atau darat?. Sebuah pencarian mungkin dimulai dari lokasi terakhir yang diketahui dan menyapu rute anda.




2. Sinyal SOS

SOS (Save Our Soul) adalah sinyal bahaya internasional yang sangat terkenal. Setiap orang harus akrab dengan SOS. Sinyal SOS dapat ditularkan dengan metode apapun, visual atau audio. Kode untuk SOS adalah 3 pendek, 3 panjang dan 3 sinyal pendek. Berhenti sebentar, kemudian ulangi sinyal.



Sinyal SOS bisa dibuat di udara maupun tanah menggunakan batu, kayu atau bahan apapun yang anda miliki. Pada malam hari, anda bisa menggunakan lampu senter atau lampu strobo untuk mengirim SOS ke udara untuk diketahui pesawat atau helicopter pencari. Sedangkan pada siang hari, anda bisa menggunakan cermin sinyal. Jika sulit menghasilkan sinyal panjang pendek, anda harus tau bahwa setiap sinyal yang diulang setiap tiga kali akan berfungsi sebagai sinyal bahaya. Jadi, gunakan imajinasi anda.

3. Sinyal api
Membuat api adalah salah satu dari Ketrampilan Dasar yang Paling Penting Dalam Kondisi Survival. Sinyal api adalah sinyal paling nyata dalam kondisi survival, karena hal ini mudah dilihat di malam hari. Sedangkan pada siang hari, asap dari api bisa dilihat dari jarak beberapa mil. Membangun 3 sinyal api menjadi bentuk segitiga atau dalam garis lurus yang diberi jarak 30 meter (100 kaki). Tiga sinyal api marabahaya sudah diakui secara internasional. Dalam situasi survival, anda bisa menggunakan Teknik Membuat Api Tanpa Korek Api menggunakan beberapa metode.




4. Sinyal Cahaya

Pada hari yang cerah, cermin bisa menjadi perangkat sinyal yang baik. Bukan hanya cermin, setiap objek yang mengkilap seperti cangkir, kacamata, ikat pinggang, cermin kompas dan apapun yaang mengkilap bisa mencerminkan sinar matahari.



Sebuah flash dapat dilihat pada jarak yang besar dan menyapu cakrawala siang hari. Jika pesawat atau helikopter mendekati, jangan arahkan sinar di kokpit selama beberapa detik karena bisa membutakan pilot. Gunakan sinyal cermin dari jauh, kemudian gunakan kode SOS. Gunakan sinyal cahaya dengan benar untuk meminta bantuan. Tentukan sinyal mana yang akan anda gunakan tangan untuk garis pandang agar menjadi lebih efektif.

Pada umumnya, komunikasi adalah memberi dan menerima informasi. Sebagai korban, anda harus mendapatkan perhatian penyelamat dan mengirim pesan yang dimengerti oleh penyelamat. Jenis sinyal yang digunakan tergantung pada situasi lingkungan anda. Dengan memahami beberapa sinyal umum yang bisa dibuat dengan mudah, berkeliaran di alam bebas tidak akan selalu membuat anda ragu.


Bagikan di facebook

0 komentar

Post a Comment