Gunung Klabat

Gunung ini terletak tidak begitu jauh dari kota Manado Sulawesi Utara. Gunung ini sangat mudah dicapai dari kota Manado, hanya butuh waktu 30 menit dengan menggunakan kendaraan jenis mikrolet, kita akan sampai di Airmadidi yang merupakan akses untuk pendakian gunung Klabat. Sangat sulit untuk menemukan air digunung ini pada musim kemarau. Jadi sebaiknya mengisi perbekalan air yang cukup di Airmadidi sebelum melanjutkan perjalanan anda.




Rute Pendakian
Gapura - Pos 1
Perjalanan dimulai dari gapura Gunung Klabat yang terletak di Airmadidi, melewati jalan desa yang cukup baik kondisinya serta rumah-rumah penduduk yang memang sudah modern, karena terletak di pinggir jalan raya. Perjalanan selanjutnya memasuki perkebunan penduduk yang didominasi oleh tumbuhan kelapa. Setelah itu keadaaan jalan setapaknya mulai menanjak, ada baiknya kita menghemat air karena kita tidak akan menemukan sumber air sampai Pos VI. Vegetasi tumbuhan disini ditumbuhi oleh pohon-pohon besar dan tingi-tingi, tapi kebanyakan pohon tersebut ditebang untuk keperluan industri, sehingga banyak sekali terjadi kerusakan. dari gapura ke Pos I berjarak sekitar 60 menit dengan berjalan normal. SAmpai di Pos I kita hanya akan menjumpai tanda Pos I, karena tidak ada pondok atau shelter. Didaerah ini banyak pohon tumbang yang disebabkan oleh angin yang lumayan kencang, jika beristirahat disini tetaplah hati-hati.

Pos I - Pos II
Jarak antara kedua pos ini cukup jauh, yaitu sekitar 60-90 menit, dengan kemiringan sekitar 30 derajat, kita akan melewati jalan setapak diatara pohon-pohon besar yang masih mendominasi daerah ini. Pos II merupakan sebuah daerah yang cukup luas dan datar. Banyak pendaki yang berkemah disini, dimusim hujan kita bisa menjumpai sumber air disekitar daerah ini.

Pos II - Pos III
Dari Pos II ini kemiringan jalan setapak kira-kira 45 - 50 derajat, tanjakan yang akan memeras keringat. Kadang-kadang kita harus scrambling untuk naik keatas dengan menggunakan akar-akar pohon. Lamanya perjalanan sampai Pos III sekitar 2 - 3 jam. Di Pos III ini kita juga tidak akan menemukan reruntuhan bekas pondok. Ditempat ini juga tidak terdapat sumber air.

Pos III - Pos IV
Keadaan jalan setapaknya tetap dengan kemiringan sekitar 40 derajat, dengan lama perjalanan sekitar 60 -90 menit. Di Pos IV ini juga kita hanya akan menemukan reruntuhan bekas shelter,

Pos IV - Pos V
KOndisi jalannya masih sama, hanaya saja vegetasi tumbuhannya sudah mulai rendah. dan diantara Pos IV dan Pos V ini kita akan menemukan sumber air disebelah kiri jalan setapak, letaknya agak menurun sedikit, tetapi sumber air ini kadang-kadang kering terutama sekali pada musim kemarau. Dari sini ke Pos V hanya berjarak sekitar 50 menit perjalanan. Pos V merupakan daerah yang datar dan agak sedikit terbuka dan ditandai dengan papan bertuliskan "Pos V' .

Pos V - VI
Jalan setapak yang menanjak dan ditumbuhi vegetasi rendah serta daerah yang sedikit terbuka mewarnai keadaan didaerah ini. Dikanan dan kiri jalan setapak kadang-kandang terdapat jurang, kita harus benar-benar waspada. Kondisi seperti ini kadang sangat melelahkan dan membosankan. Saat mendekati daerah Pos V kita akan menemui daerah yang berlumut dan cukup dingin serta kadang-kadang tertutup kabut. Di Pos V ini juga tidak terdapat pondok atau shelter, akan tetapi hanya sebuah daerah yang cukup lapang dan datar, dan cukup dingin suhunya. Daerah ini juga ditumbuhi oleh pohon-pohon pinus yang tumbuh rapat dan berlumut. Daerah ini sering dijadikan tempat buat basecamp oleh pendaki, disini juga terdapat sebuah telaga kecil yang airnya dapat dipergunakan untuk memasak atau MCK. Tempat ini memang sangat baik untuk bermalam dan bersiap untuk kepuncak keesokan harinya.

Pos VI - Puncak
Perjalanan kepuncak butuh waktu sekitar 15-20 menit. dengan jalan setapak yang ditumbuhi oleh alang-alang yang dalam bahasa Manado disebut "Kusu-kusu". Perjalanan dari Pos V ini bisa dimulai tergantung dari rencana pendakian anda, jika ingin menikmati Sunrise ada baiknya memulai pendakian kepuncak sekitar jam 04.00 dini hari. Keadaan puncaknya berupa sebuah daerah yang datar dan angin bertiup cukup kencang. Apabila cuaca cukup baik kita akan bisa menikmati pemandangan kota Manado dengan pinggiran pantainya, keindahan pelabuhan Bitung, Gunung Lokon dan Gunung Mahawu, serta Gunung Tangkoko dan Dua Saudara.

Perijinan
Perijinan untuk mendaki gunung ini tidak terlalu rumit, kita harus melapor di pos polisi di Airmadidi yang berada dipinggir jalan raya. Semua perbekalan dan perlengkapan akan dicek disini. Bagi pendaki yang berasal dari daerah lain ada baiknya untuk mempersiapkan photo copy KTP dan surat jalan untuk lebih memperjelas data.




Bagikan di facebook

0 komentar

Post a Comment