Rope System

Teknik pendakian (Climbing Techniques) termasuk hal utama dalam mengetahui sistem tali-temali yang umumnya digunakan dalam Rock Climbing, Mountaineering, dan Ice Climbing. Ada 3 sistem tali-temali yang akan dibahas di sini.

A. SINGLE ROPE SYSTEM

Banyak yang mengatakan Single Rope System merupakan sistem yang paling sering digunakan di dunia, bukan karena sistem ini yang terbaik, tetapi karena lebih cocok untuk rute straight climbing.

Single Rope System banyak digunakan pada rute tunggal dan multipitch di mana perlindungan dalam satu garis lurus. Karena itu, sistem tali ini sangat sering digunakan pada jalur olahraga, dimana baut ditempatkan dalam garis lurus atau rute di mana perlindungan dapat ditempatkan dalam garis lurus. Jika perlindungan itu tidak dalam garis lurus, tetapi misalnya memiliki beberapa pola yang berliku-liku, maka akan terjadi "rope drag" ketika berjalan melalui Quickdraws / Runners / extenders yang akan menimbulkan gesekan pada tali . Gesekan ini dapat menimbulkan jatuh pada saat perlindungan sedang dicabut, sehingga sistem ini tidak aman lagi. Rope drag dalam Single Rope System dapat diminimalkan dengan menggunakan extenders lagi karena akan membuat baris "straighter".

Bila menggunakan Single Rope System, perlu diketahui bahwa hanya dapat mencapai maksimum abseil dari setengah panjang tali. Jadi jika Anda menggunakan tali 60 meter dengan sistem tali tunggal, maka anda hanya mendapatkan abseil 30 meter.

Semua produsen tali diwajibkan oleh UIAA (Union Internationale des Associations d'Alpinisme) untuk menunjukkan jika tali dapat digunakan untuk Single Rope System, Double Rope System, atau Sistem Twin Rope. Sebagai aturan praktis, tali dengan ketebalan 10/11 mm adalah tali tunggal. Menggunakan Single Rope System lebih ekonomis dibandingkan dengan Double atau Twin Rope System.

B. DOUBLE ROPE SYSTEM

Double Rope System ini juga sering digunakan, mungkin karena sistem ini lebih fleksibel daripada Single Rope System. Dengan Double Rope System, kita dapat mengurangi atau memotong sekaligus rope drag. Ini merupakan keuntungan besar karena kontribusi terhadap keamanan dari sistem ini.

Double Rope System sering digunakan dalam Tradisional Rock Climbing, Mountaineering, dan Ice Climbing, praktis dan beban dapat dibagi sama antara dua orang. Setelah dua tali ganda yang diikat bersama-sama, maka kita dapat abseil penuh panjang tali yang bertentangan dengan setengah panjang tali dalam Single Rope System dengan ukuran nominal antara 8 - 9 mm lebih aman dan lebih tahan lama.

C. TWIN ROPE SYSTEM

Sistem ini jarang digunakan, tetapi untuk multi-pitch rute sangat membantu. Dengan Twin Rope System, satu-dua tali kembar dalam Single Rope System. Hal ini berarti dua tali kembar akan lebih baik melalui setiap titik perlindungan, mungkin ada satu tali sebagai tali penarik dalam Single Rope System.

Seperti di Double Rope System, panjang penuh tali abseil dapat dimungkinkan oleh dua Tying kembar tali bersama. Tali kembar biasanya antara 7-8 mm, dibandingkan dengan Single Rope System, Double Rope System lebih aman dan lebih tahan lama.


Bagikan di facebook

1 komentar

Wichaksono W

Ijin Re-write lagi Bang :D

Salam Lestari dari Komunitas Panjat Tebing Magetan SHUNT

Post a Comment